-->

Notification

×

Jumlah Tahanan Tipikor di Rutan Pakjo Hampir Melebihi Kapasitas

Monday, January 03, 2022 | 14:38 WIB Last Updated 2022-01-03T07:38:29Z


PALEMBANG, SP -
Ruang tahanan khusus Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) pada Rumah Tahanan Negara Kelas I Pakjo Palembang hampir melebihi kapasitas. Hal itu dikarenakan, meningkatnya jumlah perkara korupsi di Sumatera Selatan sepanjang tahun 2021.

Kepala Rutan Kelas I Pakjo Palembang Bistok Oloan Situngkir, mengungkapkan dari catatan pihaknya, sebanyak 28 kamar tahanan Tipikor sebanyak 82 kamar telah terisi hampir 100 persen.

"Jumlah tersebut, hampir memenuhi kapasitas kamar tahanan Tipikor di Palembang ini dengan kapasitas 100 kamar tahanan Tipikor," jelas Bistok kepada awak media," Senin (3/1/2022).

Bistok mengatakan, jumlah kamar yang sudah terisi belum lagi untuk perkara dugaan korupsi lainnya, yang mana menurut informasi, diawal tahun 2022 ini akan masuk lagi ke Rutan Tipikor Palembang lebih dari 20an orang.

Namun demikian lanjut Bistok, pihaknya sudah mengantisipasi untuk mempersiapkan dan memanfaatkan ruangan yang ada dan sudah mendapatkan izin dari pimpinan.

"Ruangan yang lama, yang jarang digunakan kita manfaatkan seperti ruangan bekas untuk warga binaan anak dulu, itu nanti akan kita renovasi, yang tentunya tetap mengedepankan sisi humanis, dikarenakan sebagian besar perkara korupsi dihuni oleh lanjut usia," ujarnya.

Dia juga menegaskan, bahwa tidak ada yang membedakan antara tahanan Tipikor dan tahanan pidana umum. Semuanya sama dan tetap mengedepankan asas kemanusiaan sebagaimana yang telah diatur oleh perundang-undangan.

Kemudian Bistok merinci, jumlah kapasitas di Rutan Pakjo saat ini menyangkut pidana umum, tercatat lebih dari 1400 warga binaan dari jumlah kapasitas 750 warga binaan yang ada. Sedangkan untuk jumlah petugas Rutan sendiri berjumlah 130 orang.

"Kedepan kita akan memindahkan warga binaan yang masa hukumannya cukup lama ke lapas mata merah dan rutan lainnya serta khusus kasus narkotika jika masih dibawah umur akan kita alihkan ke Lapas Anak," pungkasnya. (Ariel)















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update